PENDAHULUAN
Apabila kita meluangkan sedikit waktu mengamati diri sendiri serta orang sekeliling kita dan berani jujur , mungkin akan timbul pemikiran dan pertanyaan :
- Aku telah berusaha dengan keras, mengikuti berbagai macam pendidikan, seminar termasuk dari beberapa motivator terkenal yang mengajarkan cara mencapai sukses dan aku juga telah berusaha dengan keras untuk menjadi orang baik tetapi nasibku tetap saja tdak berubah. – tetap saja miskin. Apa sebabnya ? Tuhan tidak adil.
- Mengapa aku dilahirkan dari keluarga yang miskin ? Mengapa aku dilahirkan cacat ?
- Mengapa aku bisa kehilangan hartaku berturut-turut dengan cara yang tidak masuk akal ?
- Mengapa nasibku begitu jelek ? Sudah kena PHK anak masuk sakit dan masih ditambah rumah rusak berat karena banjir.
- Aku tidak bisa berpikir bagaimana aku bisa sesukses ini ? Aku dilahirkan dari keluarga miskin dan otakku juga biasa-biasa. Terima kasih Tuhan.
- Aku sudah punya segalanya. Harta, istri dan anak yang baik dan karir yang bagus, mengapa aku merasa tidak terlalu bahagia ? Ada sesuatu yang kurang, apa ya ?
- Aku tidak habis berpikir tentang tetangga sebelah. Suami istri kerja dan keduanya punya jabatan yang sangat baik , kedua anaknya sudah berkeluarga dan punya pekerjaan yang bagus, tahu – tahu bercerai. Apa yang dicari ? Apa tidak malu sama anak sendiri dan sama tetangga dan teman ? Apa yang terjadi ?
- Aku heran sama pak A. Sebagai buruh bangunan tentunya pendapatannya tidak seberapa masih dipotong untuk bayar rumah kontrakan, punya istri sangat bawel namun wajahnya tidak sedikitpun menunjukkan kesusahan. Apa ilmunya ?
- Aku heran sama aktor B yang terkenal itu. Kelihatannya hidupnya enak dan anak- anaknyapun sudah mapan tahu-tahu kena kasus narkoba. Apa yang terjadi ?
Dan masih sangat banyak pertanyaan yang sejenis. Menurut mereka banyak hal yang terjadi yang menurut akal sehat seharusnya tidak terjadi.
Dalam buku ini penulis mengajak pembaca memahami kehidupan yang ter-refleksi antara lain dengan adanya fakta-fakta tersebut diatas yang menimbulkan banyak pertanyaan. Penulis mengajak memahaminya dari sudut pandang Ilmu Pengetahuan dan dari sudut pandang para Master Spiritual melalui Ajarannya. Ajaran para Master Spiritual ada yangg sudah beredar dimasyarakat dan ada yang masih menjadi rahasia, yang hanya dibisikan Sang Master ketelinga Sang Murid terkasih pada tengah malam yang sunyi ataupun yang diterima Sang Murid melalui mimpi atau bentuk lainya yang tidak kasat mata. Dengan bekal Ajaran tersebut serta Ilmu Pengetahuan penulis mengajak untuk memahami kehidupan termasuk terjadinya peristiwa yang dipertanyakan tersebut diatas.
Oleh sebab itu, sistimatika buku ini disusun sedemikan rupa sehingga mudah dipahami dan dicerna dengan urutan pembahasan sebagai berikut :
Bab. I : Hukum Alam Semesta dan aplikasinya
Pada bab ini diawali dengan pembahasan 3 (tiga) hukum Alam Semesta yaitu 1. Hukum Penciptaan, Evolusidan Waktu, 2. Hukum Keadilan dan 3. Hukum Resonansi
Kemudian kita akan membahas hidup dan kehidupan yaitu :
- Proses penciptaan alam semesta dan manusia
- Kebutuhan-kebutuhan manusia
- Proses terciptanya kebutuhan-kebutuhan manusia
- Kesehatan yang merupakan dasar untuk mendapatkan kebutuhan serta untuk menikmati kebutuhan yang diperoleh manusia.
- Prospek masa depan alam semesta dan manusia
Kita bahas dari sudut pandang para Master/Guru Besar spiritual yang telah memahami Hukum Alam Semesta dan kita bahas pula dari sudut pandang ilmu Pengetahuan .
Dari pembahasan bab I kita akan memahami Rahasia kehidupan dan ternyata banyak persamaan pandangan antara para Master Spiritual dan Pakar Ilmu Pengetahuan untuk beberapa hal walaupun ada perbedaan yang prinsipiil.
Tunggu minggu depan atau ini selengkapnya




